Sedotan ramah lingkungan 'Fan-Straws'. (Foto: instagram @nakedwonders).
Sedotan ramah lingkungan 'Fan-Straws'. (Foto: instagram @nakedwonders).

Seiring dengan gencarnya berbagai pihak berkampanye gerakan ramah lingkungan, produk berbagai jenis pun bermunculan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan sekaligus mengajak masyarakat dunia untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Salah satu produk yang hingga kini memang sulit dihilangkan kebiasaannya yakni penggunaan sedotan. Karena itu, banyak perusahaan yang menghadirkan produk sedotan ramah lingkungan.

Baca Juga : Seorang Koki Ciptakan Masker dari Kulit Terong, Teksturnya Jadi Mirip Kulit Binatang

Umumnya kita sering menjumpai sedotan plastik sekali pakai yang kini bisa diganti dengan sedotan yang bisa dipakai berkali-kali. Saat ini, sudah bermunculan jenis sedotan ramah lingkungam dari bahan metal, fiber glass, ataupun ada juga yang terbuat dari bambu.

Tapi, sedotan yang satu ini berbeda. Sebab, pembuatnya berinovasi dengan menghadirkan alternatif penggunaan lainnya. Sehingga, sedotan ini tak hanya sekadar ramah lingkungan, tapi juga bisa dimakan.

Perusahaan asal Malaysia, Naked Wonders, yang menciptakan inovasi sedotan unik bernama Fan-Straws. Bentuknya bahkan mirip dengan sedotan plastik pada umumnya. Tapi selesai dipakai, sedotan itu aman untuk langsung dimakan.

Dilansir dari berbagai sumber, Andre dan Melisa yang merupakan pencipta metode sedotan unik tersebut. Mereka mencampurkan bahan makanan berupa beras dan tapioka dalam pembuatan sedotan Fan-Straws ini.

Sehingga sangat dipastikan sedotan ini 100 persen organik. Meski begitu, produk ini tak sama dengan sedotan ramah lingkungan lainnya. Sebab, bisa dibilang setelah penggunaannya, sedotan ini jika tak dimakan harus dibuang.

Baca Juga : Lapar Disaat Tak Terduga? Kertas dan Tinta Spidol Ini Bisa Jadi Pilihan Camilan Lho!

Namun, menariknya lagi, produk ini yang akan menjadi timbunan sampah. Bahan yang terkandung di dalamnya akan terurai dalam waktu 90 hari setelah dibuang. Saat dibuang ke laut, sedotan juga masih aman bagi lingkungan karena akan larut dan menjadi makanan bagi biota laut.

Kandungan bahannya 100 persen biodegradable atau mudah terurai. Bahkan sedotan ini  bisa digunakan sebagai pupuk tanaman.

Dari penggunaan bahan yang ada, memang tak menjadikan sedotan memiliki warna yang cerah, melainkan hadir dengan warna alami nude atau putih off-white. 

Sedotan ini bisa bertahan 2-4 jam di minuman dingin dan 1-2 jam ketika untuk minuman panas. Meski ada kandungan makanannya, produk ini sama sekali tidak akan memengaruhi rasa minumanmu lho.

Kedua penciptanya berharap, dengan produk yang mereka hasilkan, maka akan banyak industri lokal di bidang kuliner untuk menyediakan sedotan ini di restoran atau bisnis mereka.