Proses Evakuasi mayat yang ditemukan di anak sungai brantas di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang oleh anggota kepolisian. (Istimewa)

Proses Evakuasi mayat yang ditemukan di anak sungai brantas di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang oleh anggota kepolisian. (Istimewa)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


JOMBANGTIMES - Identitas mayat perempuan yang ditemukan di anak Sungai Brantas, Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang terungkap. Korban merupakan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Megaluh, AKP Yanuar mengungkapkan, identitas mayat ditemukan setelah melalui pemeriksaan sidik jari dengan alat mambis yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Jombang.

Dari pemeriksaan itu, korban diketahui bernama Rebinah warga Dusun/Desa Sukorejo, RT 03 RW 02,  Kecamatan Perak. 

"Identitas korban terungkap berkat hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Jombang melalui peralatan mambis," ujar Yanuar saat dihubungi wartawan, (21/9) sore.

Setelah terungkap identitas mayat, dikatakan Yanuar, pihak kepolisian lantas menghubungi keluarga korban. 

Saat itu juga, keponakan korban Turah (40) beserta kerabatnya yang lain datang ke RSUD Jombang untuk memastikan mayat adalah benar keluarganya.

Yanuar juga menjelaskan, bahwa korban diketahui meninggalkan rumah sejak Jumat (20/9) malam. Korban mengidap pikun atau lupa ingatan karena faktor usia. 

"Pihak keluarga membenarkan bahwasannya Mrs. X atau almarhumah adalah benar ibu Rebinah, yang sebelumnya tinggal bersama Ibu Turah di Desa Sukorejo," terangnya.

Sementara, jenazah korban saat ini sudah diambil oleh keluarga untuk dimakamkan. 

Pihak keluarga juga ikhlas menerima peristiwa meninggalnya korban.

"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan tidak menuntut secara hukum kepada siapapun atas kejadian yang menimpa almarhumah Ibu Rebinah," pungkas Yanuar.

Diberitakan sebelumnya, sosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran anak Sungai Brantas di Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Jombang.

Mayat diperkirakan berumur 65 tahun dengan mengenakan baju batik.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Jumadi, warga setempat saat hendak berladang di sekitar sungai brantas, lokasi mayat ditemukan.(*)

 


End of content

No more pages to load